Sebarkan “Virus Integritas”: PA Muara Bungo Hadir Sebagai Narasumber Pembangunan Island of Integrity (IOI) di KPPN Muara Bungo
Muara Bungo – Rabu (2/9/26), Pengadilan Agama (PA) Muara Bungo turut berpartisipasi dalam kegiatan pembangunan Island of Integrity (IOI) yang diselenggarakan oleh Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Muara Bungo. Dalam kegiatan tersebut, PA Muara Bungo dipercaya untuk hadir sebagai narasumber dan berbagi pengalaman terkait pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK).
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dari Kabupaten Bungo dan Kabupaten Tebo. Kehadiran berbagai unsur pimpinan dan perwakilan instansi tersebut menjadi bagian dari upaya bersama dalam memperkuat komitmen pembangunan integritas dan peningkatan kualitas pelayanan publik di lingkungan pemerintahan.
Dalam kesempatan tersebut, PA Muara Bungo melalui Sekretaris PA Muara Bungo, Faisal Munawwar, S.T., menyampaikan materi mengenai berbagai strategi, tips, dan trik dalam membangun Zona Integritas hingga memperoleh predikat WBK. Materi yang disampaikan tidak hanya berfokus pada pemenuhan dokumen administrasi, tetapi juga menekankan pentingnya perubahan nyata, budaya kerja yang berintegritas, serta peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Faisal Munawwar, S.T. menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan Zona Integritas tidak dapat dilepaskan dari komitmen pimpinan dan keterlibatan seluruh unsur organisasi.
“Salah satu hal yang menjadi poin penting dalam pembangunan Zona Integritas, terutama dalam mendapatkan predikat Wilayah Bebas dari Korupsi, adalah pentingnya komitmen yang kuat dari pimpinan dan keterlibatan seluruh elemen yang ada pada Pengadilan Agama Muara Bungo”
Lebih lanjut, berbagai pengalaman dan praktik yang telah dilakukan PA Muara Bungo dalam proses pembangunan Zona Integritas turut dibagikan kepada para peserta sebagai bahan pembelajaran. Pengalaman tersebut diharapkan dapat memberikan gambaran praktis mengenai langkah-langkah yang dapat dilakukan dalam membangun lingkungan kerja yang berintegritas serta meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Dalam penyampaiannya, PA Muara Bungo juga menekankan bahwa pembangunan Zona Integritas hendaknya tidak hanya dimaknai sebagai pemenuhan persyaratan administratif, tetapi sebagai proses membangun budaya organisasi yang bersih, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan.
Partisipasi PA Muara Bungo sebagai narasumber diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam memperkuat pemahaman dan komitmen instansi pemerintah dalam pembangunan Zona Integritas menuju predikat WBK di wilayah Pemerintahan Kabupaten Muara Bungo dan Kabupaten Muara Tebo.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk sinergi antarinstansi dalam memperkuat pembangunan integritas di wilayah Kabupaten Bungo dan Kabupaten Tebo, serta mendorong terwujudnya tata kelola pemerintahan yang semakin transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik.




























